Saturday, August 18, 2018
Home > Property > Jangan Mudah Tertipu Modus Jitu Pelaku Penipuan Mandiri E-Cash

Jangan Mudah Tertipu Modus Jitu Pelaku Penipuan Mandiri E-Cash

Jangan Mudah Tertipu Modus Jitu Pelaku Penipuan Mandiri E-Cash

Kasus tindak kriminalitas dengan menggunakan kedok perbankan terus meningkat. Para korban umumnya tertipu karena ketidak tahuannya serta terlalu mudah tergiur. Orang-orang dengan dua kriteria diatas jelas merupakan sasaran empuk pelaku penipuan mandiri e-cash. Lalu, bagaimana cara mencegah agar Anda tidak menjadi korban selanjutnya? Salah satu cara yang wajib diterapkan adalah mengedukasi diri Anda dengan mengenali berbagai modus pelaku.

Modus Jitu pelaku penipuan via mandiri e-cash

Sebetulnya, modus yang digunakan para pelaku relatif sama. Dengan demikian, Anda dapat mengenalinya secara mudah. Berikut ini adalah beberapa modus pelaku penipuan yang menggunakan media mandiri e-cash.

  1. Menang undian dengan nominal menggiurkan

Modus ini adalah trik klasik yang digunakan para pelaku penipuan. Biasanya para pelaku akan mengirimkan sms atau menelpon Anda dan mengabarkan informasi ini. Kemudian, Anda akan diminta untuk memberikan data-data lengkap termasuk sisa saldo rekening dan kode OTP. Kedua informasi tersebut dapat memudahkan pelaku untuk menguras seluruh uang di rekening e-cash Anda.

  1. Menang undian mobil atau motor

Modus penipuan mandiri e-cash lainnya yang digunakan pelaku adalah menginformasikan bahwa Anda memenangkan mobil atau motor. Caranya pun hampir sama, dimana Anda akan menerima sms atau telepon. Kemudian, Anda diminta untuk melakukan transfer via e-cash dengan dalih sebagai syarat biaya administrasi.

  1. Menang undian jalan-jalan ke luar negeri

Para pelaku sebetulnya melakukan aksinya dengan menyesuaikan promo undian bank-bank ternama. Salah satu trik untuk menipu korban adalah dengan iming-iming pergi liburan ke luar negeri. Modus operasinya juga sama saja, dimana Anda akan menerima pemberitahuan melalui sms maupun telepon. Pada akhirnya, Anda akan diminta untuk transfer uang melalui e-cash sebagai syarat untuk mengambil tiket liburan.

  1. Iming-iming berangkat Haji atau Umroh

Beberapa bank seperti Mandiri memang memberikan promo bagi nasabah yang beruntung untuk berangkat haji atau umroh. Nah, pelaku penipuan tentu menyalahgunakan promo ini untuk melaksanakan operasinya. Pertama, Anda akan dihubungi melalui sms dan telepon. Kedua, Anda akan dimintai data-data secara lengkap. Ketiga, pelaku meminta Anda mentransfer uang dengan Mandiri e-cash. Jika Anda melakukan tahap ketiga, maka kabar baik pun berubah menjadi berita buruk. Ya, Anda telah menjadi korban penipuan mandiri e-cash.

  1. Hadiah emas batangan

Banyak variasi cara yang dilakukan oleh pelaku untuk menjerat korbannya. Salah satunya adalah mengiformasikan bahwa Anda telah memenangkan sejumlah emas batangan. Telepon dan sms tetap menjadi media utama untuk melaksanakan operasinya. Berbagai data lengkap mengenai nama dan alamat rumah Anda pun diminta untuk memberikan kesan meyakinkan. Namun, pada akhirnya tetap saja Anda diminta untuk transfer sejumlah uang sebagai biaya administrasi melalui e-cash.

Pihak bank Mandiri memang memberikan beberapa promo menarik berupa hadiah bagi nasabah yang beruntung. Namun, Anda tetap harus selalu berhati-hati dalam menyikapi segala informasi yang mengabarkan sebagai pemenang. Cobalah hubungi call center atau datang langsung ke bank Mandiri untuk melakukan klarifikasi. Jadi, Anda tidak akan mengalami pengalaman pahit menjadi korban penipuan mandiri e-cash.