Tuesday, July 17, 2018
Home > Editor Pick > Tanpa Disadari, Kucing Anda Mungkin Sakit! Yuk, Kenali 7 Ciri-Ciri Kucing Sakit!

Tanpa Disadari, Kucing Anda Mungkin Sakit! Yuk, Kenali 7 Ciri-Ciri Kucing Sakit!

Penyakit yang sering menyerang Kucing

Seringkali pemelihara kucing tak tahu akan kondisi kucingnya. Kucing yang biasanya suka bermain di luar, melompat-lompat dan riang tapi tiba-tiba selalu bersembunyi di rumah dan terlihat lesu. Itu bisa jadi tanda bahwa kondisi kucing Anda sedang tak baik atau sakit. Kenali ciri-ciri kucing sakit dengan segera agar tak membahayakan kucing Anda.

Mengenali kucing yang sakit sebenarnya cukup gampang. Anda bisa memperhatikannya dari sikap dan perilaku si kucing. Kucing yang tiba-tiba agresif terutama ketika disentuh juga bisa jadi salah satu cirinya. Masih ada ciri-ciri lain yang bisa Anda perhatikan sendiri, seperti berikut.

  1. Nafsu Makan Berkurang

Nafsu makan kucing yang berkurang bisa diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah sakit. Kucing sakit biasanya tak mau makan bahkan meskipun disuguhkan makanan favoritnya.

Cara mengatasinya, Anda bisa membuatkan bubur untuk si kucing dan suapi langsung. Memang agak repot dan yang pasti si kucing akan berontak. Tapi tak apa, kan? Yang penting kucing Anda sehat.

  1. Mulut Kucing Berbau

Demam pada kucing biasanya membuat mulut kucing berbau. Itu diakibatkan panas dalam yang dialami si kucing serta kebiasaannya menghindari makanan dan hanya minum air putih saja. Keadaan ini membuat mulut kucing kering dan mengeluarkan bau tak sedap.

  1. Bulu yang Rontok

Rontok pada bulu kucing bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti birahi. Jika rontok disebabkan karena birahi, keadaan ini normal karena dipengaruhi hormon tubuhnya. Tapi, bulu rontok juga bisa terjadi karena jamur, makanan yang tidak cocok serta suhu ruangan yang panas.

Sebenarnya, bulu yang rontok tidak bisa juga menjadi bahan untuk mengidentifikasi penyakit kucing. Hanya saja, kucing yang bulunya rontok akan lebih rentan terhadap penyakit. Anda bisa bersiap-siap dulu jika seandainya kucing Anda sakit karena bulunya yang rontok.

  1. Diare dan Konstipasi

Sistem pencernaan pada kucing biasanya mudah menyesuaikan diri dengan makanan yang masuk. Tapi, jika mereka demam, sistem pencernaan kucing biasanya tak berfungsi dengan baik dan malah membuatnya diare. Diare yang dibiarkan kelamaan akan membuat kucing Anda dehidrasi dan bisa membahayakan nyawanya.

Berbeda dengan diare, konstipasi malah membuat kotoran si kucing menjadi keras, kecil-kecil dan susah keluar. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gumpalan bulu kucing yang masuk dalam sistem pencernaannya. Jika kucing Anda mengalami dua kondisi ini dan terus-terusan, segara bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kucing Sakit

  1. Muntah Berkali-kali

Kalau kucing muntah mengeluarkan bulu-bulu, itu normal, ya! Bulu-bulu dimuntahkan kucing karena sistem pencernaannya tak bisa mengolah bulu tersebut. Tapi, jika kucing Anda muntah darah atau muntah biasa tapi berkali-kali dalam sehari, itu baru tidak normal. Bawa kucing Anda segera ke dokter karena muntah-muntah ini bisa berakibat fatal.

  1. Perilaku yang Berubah

Jika biasanya kucing Anda suka main di luar rumah tapi tiba-tiba bersembunyi di dalam dan tak mau keluar, itu bisa jadi ciri mereka tengah sakit. Kucing yang selalu tidur juga bisa menjadi indikasi kalau mereka sedang sakit. Cara penanganannya tergantung perilakunya.

Jika mereka menghindar setiap kali disentuh, bisa jadi itu karena adanya pembengkakkan di tubuhnya. Segera obati bengkak tersebut dengan menggompresnya. Jika perilakunya berubah karena tubuh yang panas alias demam, Anda juga bisa memberinya obat penurun panas atau langsung dibawa ke dokter.

  1. Darah pada Kotoran atau Urine

Jika saat buang air kecil kucing Anda mengeluarkan darah, itu bisa berarti kucing Anda mengalami masalah pada saluran kencing. Sedangkan darah pada feses juga bisa mengindikasikan penyakit ringan dan berat. Bisa berupa infeksi parasit atau masalah makanan yang tak cocok.

Untuk menangani masalah ini, satu-satunya jalan adalah membawanya ke dokter. Anda tak bisa mengira-ngira apa penyakit yang tengah kucing Anda alami hanya karena melihat kotoran mereka yang bercampur darah.

Ciri-ciri kucing sakit memang kadang terlihat sepele. Tapi, bagi Anda yang memelihara kucing, hal ini harus diperhatikan. Salah-salah, nyawa kucing Anda bisa dalam bahaya. Untuk lebih mudah, biasakan mengunjungi klinik hewan secara rutin untuk menjaga kesehatan si kucing.